Satgas Purwakarta Susun Mekanisme Salat Tarawih dan Idulfitri

  Selasa, 06 April 2021   Dede Nurhasanudin
Salat Tarawih di Masjid sebelum masa pandemi.

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Satgas Covid-19 Kabupaten Purwakarta tengah menyusun aturan-aturan terkait tata cara atau mekanisme pelaksanaan salat tarawih dan Idulfitri.

Penyusunan dilakukan menyusul Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) telah mengeluarkan kebijakan memperbolehkan ibadah salat tarawih dan Idulfitri berjemaah boleh dilaksanakan tahun ini.

"Aturannya sedang kami susun bersama intansi terkait," ungkap Ketua Harian Satgas Covid-19 Purwakarta, Iyus Permana, Selasa, 6 April 2021.

Ia menjelaskan, aturan tersebut nantinya pengacu pada surat edaran Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021 tentang paduan ibadah Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah/2021.

"Yah sudah pasti mengacu ke sana (surat edaran menteri)," kata dia.

Dalam surat edaran Menteri Agama ini dituliskan ada beberapa poin ketentuan yang mengatur di dalamnya, seperti kegiatan buka bersama tetap dilaksanakan dengan catatan harus ada pembatasan jumlah kehadiran 50% dari kapasitas ruangan, penyelenggaraan ibadah baik salah fardu lima waktu, tarawih, witir, tadarus, dan i'tikaf pembatasan jumlah kehadiran 50% dari kapasitas masjid atau musala dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya, kegiatan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan di bulan ramadan berpedoman pada fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi saat berpuasa.

Terakhir, pelaksanaan salat Idulfitri dapat diselenggarakan di masjid atau lapangan terbuka dengan perhatikan protokol kesehatan ketat, kecuali jika perkembangan Covid-19 semakin meningkat maka akan ada edaran lanjutan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar