Nasi Pampis Khas Manado Kini Hadir di Purwakarta

  Jumat, 03 Juli 2020   Dede Nurhasanudin
Owner Nasi Pampis by Dapur Teteh, Rini Aprianti.

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Nasi Pampis merupakan masakan tradisional berasal dari Manado,Sulawesi Utara. Sajian makanan ini berupa suwiran ikan cakalang.

Makanan ini kini telah hadir di Kabupaten Purwakarta di Kedai Dahlia di Jalan Jenderal Sudirman.

"Pampis ini aslinya dari Manado, berupa suwiran Ikan Cakalang. Tapi untuk menu Nasi Pampis saya tidak menggunakan bahan Ikan Cakalang, melainkan tuna lokal yang dibumbui khas Pampis Cakalang," ungkap owner Nasi Pampis by Dapur Teteh, Rini Aprianti (28), Jumat (3/6/2020).

Ia mengaku menggunakan suwiran tuna lokal karena sulit mendapatkan ikan cakalang. Selain itu untuk menyesuaikan dengan lidah masyarakat setempat.

"Soal rasa silakan nilai sendiri," katanya yang telah menggeluti usaha ini sejak 2018.

Ide awalnya, kata Rini, adalah membuat sajian untuk anak muda yang simpel tapi kaya akan rasa.

"Karena itu pula Nasi Pampis disajikan dalam wadah rice bowl yang pada 2018 lalu belum ada sajian rice bowl di Purwakarta. Insyaallah, kami pelopornya," ucap Rini.

Karena menyasar anak muda, awalnya Rini memilih tempat berjualan di Kedai 71 yang posisinya di samping Grha Polibisnis Purwakarta. Strateginya itu tak salah. Nasi Pampis laris dibeli mahasiswa Polibisnis.

Nasi Pampis pun semakin dikenal dan memiliki pelanggan setianya. Namun sejak awal Maret 2020, Nasi Pampis by Dapur Teteh terpaksa pindah karena Kedai 71 dijual oleh pemiliknya.

"Sejak itu pula Nasi Pampis pindah alamat ke Kedai Dahlia. Alhamdulillah, saya tak khawatir sepi pembeli karena telah memiliki pelanggan. Di samping itu, pelanggan Nasi Pampis mayoritas memesan via online. Kami juga sudah bekerjasama dengan Go Food dan Grab Food," kata ibu dari tiga anak ini.

Rini yang juga aktif di komunitas UKM ICSB dan Icip ini bahkan kerap menerima pesanan dalam jumlah banyak untuk suatu acara.

"Ini berkat jejaring kawan-kawan di komunitas UKM," ujar Rini yang juga tercatat sebagai Guru PKn di SMK Bhakti Asih dan MAN Purwakarta ini.

Disinggung terkait pandemi COVID-19 berpengaruh atau tidak terhadap bisnisnya, Rini mengaku tidak terlalu terdampak.

"Malahan pemesan online semakin banyak. Sejak pandemi ini kami tak melayani pelanggan makan di tempat, melainkan 100% take away," ucap dia.

Rini juga mengungkapkan, menu Nasi Pampis adalah hasil racikannya sendiri. "Saya hobi masak dan ikut sekolah memasak juga. Jadi saya coba-coba berbagai resep dan paling pas sama Nasi Pampis ini," kata Rini.

Nasi Pampis by Dapur Teteh dijual mulai dari Rp17.000 hingga Rp25.000. Menunya, ada Nasi Pampis Tuna dan Nasi Pampis Ayam. Menu lainnya ada Ayam Lengkuas, Ayam Keremes, Udang Bakar, Iga Bakar, dan Nasi Ikan Sambal.

Nasi Pampis pun bisa dipesan setiap hari, kecuali hari Minggu, mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB. Untuk informasi lengkap bisa dilihat di akun instagram @nasipampis. 

"Kami juga menyediakan Nasi Pampis frozen. Nasi dan pampisnya dipisah, divakum dan dibekukan. Karena itu, kami juga melayani pelanggan dari luar Purwakarta," ucapnya.

Rini mengatakan dalam sehari mampu menjual hingga 50 porsi, atau jika dirata-ratakan omzet per bulannya bisa mencapai Rp25 juta.

"Yang penting konsisten menggunakan bahan yang berkualitas dan terus berinovasi," kata Rini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar