Tradisi Ziarah Makam Kubur di Hari Lebaran yang Tetap Terjaga

  Minggu, 24 Mei 2020   Dede Nurhasanudin
Warga sedang siramkan air ke makam setelah sebelumnya membaca yasin dan memanjatkan doa kepada almarhum. (ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

DARANGDAN, AYOPURWAKARTA.COM -- Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia di hari lebaran merupakan tradisi masyarakat sejak dulu.

Di hari pertama Idul Fitri 1441 H sebagian besar masyarakat mendatangi Pempat Pemakamam Umum (TPU).

Seperti terpantau di TPU Kampung Cikondang Desa Mekarsari Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Satu persatu masyarakat berdatangan memadati TPU tersebut.

"Ziarah ke makam memang di hari pertama lebaran merupakan tradisi kami sejak lama, dan tradisi ini memang harus terjaga," ungkap Dedah (45) salah seorang warga di kampung tersebut, Minggu (24/5/2020).

Ia mengaku ziarah ke makam bapak dan neneknya bersama sanak saudaranya membaca surat yasin, tahlil dan berdo’a serta membersihkan pemakaman dari rerumputan liar.

"Anak-anak kami bawa agar mereka juga tetap melakukan hal sama di kemudian hari,"  kata Dedah.
Tradisi ziarah kubur biasanya ramai dilakukan mulai dari H+1 sampai beberapa hari depan. Bahkan tidak jarang di luar hari-hari itu masih terdapat sejumlah warga yang datang untuk berziarah ke makam saudara dan kerabatnya di TPU tersebut.

"Kami memilih ziarah ke makam bapak di hari pertama lebaran, sebelum silaturahmi ke sanak saudara nantinya," ujar Agus Supriatna (30) warga lain menambahkan.



 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar