Masjid Baing Yusuf Saksi Penyebaran Islam di Purwakarta

  Rabu, 29 April 2020   Dede Nurhasanudin
Suasana di dalam Masjid Agung Baim Yusuf Purwakarta. (ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Masih banyak yang belum mengetahui jika Masjid Agung Baing Yusuf merupakan bukti penyebaran agama Islam di Purwakarta.

Masjid itu pertama kali didirikan oleh Raden H Muhammad Yusuf Bin Jaya Negara atau saat ini dikenal dengan sebutan Syekh Baing Yusuf, pada 1826 waktu beliau menyebarkan agama Islam di Purwakarta yang waktu itu masih bernama Karawang.

Pada masa ke masa masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta telah mengalami perubahan, namun hingga kini yang masih dipertahankan adalah empat tiang berada di dalam dan dua menara di luar masjid.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dewan Kepengurusan Masjid (DKM) Baing Yusuf Purwakarta Bidang Imaroh, R Sanusi AS.

"Waktu itu lokasi ini masih hutan belantara yang dinamai Kampung Babakan Anyar, masjid ini pertama kali dibangun pada 1826," ujar dia, Rabu (29/4/2020).

Pada masa ke masa masjid ini mengalami perubahan. Ia mengatakan, pertama kali direnovasi pada 1830, kemudian kembali direnovasi pada 1926 pada zaman Ibrahim Singadilaga.

AYO BACA : Syekh Baim Yusuf Penyebar Agama Islam di Purwakarta

"Pada 1955, 1975  juga ada perubahan-perubahan kecil namun tidak merubah keasliannya, dan pada 1979 kemudian diperbaiki oleh Mami Satibidarwis," kata dia.

Namun pada 1994 pada masa pemerintahan Bunyamin Dudih, Masjid Agung Baing Yusuf dibangun ulang untuk menyempurnakan arah kiblat.

Menurutnya, sebetulnya arah kiblat sudah benar namun karena ada pergerakan lapisan bumi yang membuat arah kiblat sedikit berubah. "Pembangunan selesai satu tahun kemudian," kata dia.

Tak sampai di situ, renovasi juga kembali dilakukan pada masa pemerintahan Dedi Mulyadi.

Ia mengatakan, perubahan dilakukan bagian depan masjid. "Pada masa pemerintahan Dedi Mulyadi juga nama masjid ini namanya menjadi Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta," ujar dia.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar