Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemkab Purwakarta Dirotasi

  Kamis, 20 Februari 2020   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memimpin pengambilan sumpah jabatan eselon III dan IV di Bale Indung Linuhung, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kamis (20/2/2020). (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Jabatan eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Purwakarta dirotasi untuk mengisi kekosongan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Mutasi kali ini berdasarkan keputusan Bupati Purwakarta tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil, dalam dan dari jabatan administrator, jabatan pengawas, dan jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Purwakarta.

"Perputaran jabatan ini karena ada perubahan nomenklatur, dan untuk mengisi kekosongan jabatan, serta untuk menyegarkan di lingkungan pemerintahan," ungkap Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika usai memimpin pengambilan sumpah jabatan di Bale Indung Linuhung, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kamis (20/2/2020).

Anne menaruh harapan besar kepada mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan dapat membantu serta menyukseskan program-program pemerintah lebih baik lagi.

Selain itu, Anne juga berharap para pejabat yang dilantik dapat memahami tugas pokok dan fungsinya dalam bekerja, termasuk target yang harus tercapai.

"Sekarang kan udah lengkap dan ini komposisi yang ideal, walaupun saya tidak pernah komunikasi langsung dengan para pegawai di tingkatan pelaksana, kasi ataupun kasubag tapi kan saya memeprhatikan," kata Anne.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta Iyus Permana mengatakan, ada perubahan struktur organisasi tata kerja (SOTK) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 18 Tahun 2018 tentang perangkat daerah.

"RSUD Bayu Asih dengan Inspektorat diberi kewenangan menambah pejabat eselon III. Sehingga memungkinan untuk penambahan tiga wakil direktur namun, pada kenyataannya tidak ada penambahan wakil direktur.  Kalau di Inspektorat Daerah, Inspektur Pembantunya dari 4 menjadi 5," ujar Iyus menambahkan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar