DPRD Purwakarta Diminta Perhatikan Janji Kampanye

  Senin, 20 Januari 2020   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi -- Presiden Joko Widodo berkampanye saat pencalonan Pilpres 2019 di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/4/2019). (Ayocirebon.com/Erika Lia)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Sekretaris Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Hikmat Ibnu Ariel mengkritisi kinerja anggota DPRD terpilih periode 2019-2024. Dia menilai, setelah 45 anggota DPRD Kabupaten Purwakarta terpilih dan dilantik, mereka malah sibuk melakukan kunjungan kerja yang hasilnya masih perlu dipertanyakan.

Menurutnya, seharusnya para legislator lebih memprioritaskan janji kampanye jika dibandingkan hal lain. Jangan sampai warga yang diwakili oleh mereka tidak merasakan apapun. "Justru dalam kunjungan kerja, salah satu celah untuk melakukan penyimpangan anggaran kegiatan," ujar dia, Senin (20/1/2020).

Dia berpendapat, jika kunjungan kerja menjadi suatu keharusan, maka kenapa tidak dipublikasikan sebagai upaya transparansi ke publik. Sehingga masyarakat secara umum mengetahui hasil dari kunjungan kerja tersebut.

"Hasil kunjungan kerja juga harus dapat diimplementasikan dalam program yang dibutuhkan rakyat. Sehingga dilaksanakan berdasarkan kebutuhan, bukan sekedar jalan-jalan atau piknik belaka," kata Ariel.

Dia mengaku akan menyuarakan dan mengawal kinerja anggota DPRD Purwakarta hingga akhir masa jabatan lima tahun ke depan.

Meski realisasi kebijakan-kebijakan berada di ranah eksekutif, namun secara teknis legislatif dapat mendorong eksekutif untuk mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat.

"Jangan hanya nyanyian lagu setuju, anggota dewan sudah seharusnya memiliki integritas yang tinggi sebagai wakil rakyat dan harus bebas dari korupsi," kata Ariel.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar