Akibat Digigit Ular, Seorang Warga Plered Koma 3 Hari

  Senin, 20 Januari 2020   Dede Nurhasanudin
Abad Badrudin saat berada di ruang rawat inap RSUD Bayu Asih Purwakarta. (ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Sudah satu pekan Abad Badrudin terbaring lemas di ruang perawatan RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Pria berusia 47 tahun itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah jari kelingking kaki bagian kanannya digigit ular jenis weling pada Senin (13/1/2020) malam.

Bahkan warga asal Kampung Cihamerang Rt13/03 Desa Sempur, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta itu sempat koma beberapa hari.

"Saat itu saya sedang pergi ke sawah untuk memeriksa saluran air yang biasa mengaliri sawah saya pada malam hari. Tanpa disadari, ada ular dengan diameter cukup besar terinjak lalu menyerang dan mengigit jari kelingking kaki saya," ujar Abad bercerita saat ditemui ruang perawatan RSUD Bayu Asih Purwakarta, Senin (20/1/2020).

Setelah insiden itu menimpanya, Abad mengaku bergegas pulang kemudian minum air sebanyak mungkin. Karena dia meyakini dapat menetralisir dampak dari bisa ular. Bahkan dirinya sempat ke pawang ular untuk mengeluarkan bisa ular yang ada di kaki.

Namun sejumlah upaya yang telah dilakukan Abad tidak menyembuhkan kondisi tubuhnya, bahkan malah kian parah.

"Saya merasakan panas dingin lalu dada sesak dan setelah itu saya tak ingat apa-apa," kata dia.

Lebih jauh dia menyebut, setelah koma selama tiga hari dan menghabiskan sebanyak 13 kantong infus serum anti bisa ular, kini kondisi Abad sudah membaik bahkan dokter sudah memberinya izin pulang.

"Alhamdulillah saya sudah merasa baikan, dan kata dokter saya sudah boleh pulang hari ini," ujar Abad.


 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar