Besaran Serapan APBD 2019 Purwakarta Hanya 90,92%

  Sabtu, 11 Januari 2020   Dede Nurhasanudin
Pemerintah Kabupaten Purwakarta merilis serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta merilis serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha mengatakan, besaran APBD 2019  berada diangka Rp2,4 triliun tidak seluruhnya terserap hingga akhir tahun 2019. Capaian yang telah terserap sebesar Rp2,2 triliun.

Dia menyebut, APBD yang tidak terserap dianggap wajar karena ada saja anggaran yang tersisa kemudian masuk ke silpa. "Hingga tutup buku di akhir tahun kemarin penyerapannya mencapai 90,92%. Besaran serapan itu sudah cukup baik karena rata-rata di bawah 90%," ungkap dia, Sabtu (11/1/2020).

Dia menjelaskan, dalam pengelolaan APBD komposisi anggaran yang dialokasikan untuk belanja tidak langsung lebih besar jika dibandingkan belanja langsung.

Belanja tidak langsung sebagian besar digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti hibah dan bantuan keuangan sebesar Rp1,3 triliun dari total keseluruhan APBD 2019. Sedangkan untuk belanja pegawai dirata-ratakan hanya 40%.

Sementara itu, kata dia, untuk belanja langsung porsinya lebih dari Rp800 miliar dan digunakan untuk belanja kegiatan pemerintah.

"Misalnya, pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan dan lainnya. Untuk belanja langsung, bersumber dari berbagai sektor pendanaan," ujar Norman.

Dia menyebut, besaran APBD murni 2020 ditetapkan sebesar Rp2,3 triliun dengan asumsi belum termasuk Bantuan Provinsi.

Jika dari informasi yang diterima, banprov untuk Purwakarta naik dari tahun sebelumnya. “Di 2019 besaran banprov kita Rp34 miliar, tahun ini jadi Rp 129 miliar, jadi ada kenaikan," kata Norman.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->