Menjelang Imlek, Warga Keturunan Tionghoa Mulai Produksi Kue Keranjang

  Sabtu, 11 Januari 2020   Dede Nurhasanudin
Hayati saat memproduksi kue keranjang atau dodol cina. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pada perayaan Imlek terdapat makanan khas yang wajib ada, satu di antaranya kue keranjang atau biasa disebut dodol cina.

Menjelang Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili yang jatuh pada 25 Januari 2020, para perajin kue keranjang mulai menyibukkan diri membuat makanan berwarna merah kecokelatan tersebut, tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta.

Hayati, salah seorang pemilik industri rumahan kue keranjang, di Gang Bayeman (Gang Aster) RT 20 RW 10, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, mengaku, menjelang perayaan Imlek dirinya memproduksi kue keranjang yang nantinya dijual kepada para konsumen.

Namun, angka penjualan tahun ini dapat dikatakan menurun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Meski begitu, dirinya tetap memproduksi kue keranjang dan diharapkan ada peningkatan pesanan mendekati perayaan Imlek.

"Tetap produksi karena kue ini menu wajib ada," ujar dia, Sabtu (11/1/2020).

Dia menjual tiga kue keranjang dengan harga Rp35.000. Selain dipasarkan, tidak sedikit konsumen berdatangan ke rumahnya untuk memesan kue yang diproduksinya.

"Saya produksi kue keranjang sudah lama, menjelang Imlek setiap tahunnya produksi untuk kemudian saya jual, mereka (konsumen) datang ke sini melakukan pemesanan," ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar