Permintaan Air Bersih Mulai Menurun

  Jumat, 06 Desember 2019   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi air bersih.

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Permintaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masih tinggi meski Kabupaten Purwakarta telah diguyur hujan sejak beberapa hari terakhir.

"Masih ada, karena hujan belum meresap ke dalam tanah, sehingga sumber air belum bisa dimanfaatkan secara normal," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, Adang Syarif Hidayat, Jumat (6/12/2019).

Ia mengatakan, permintaan air bersih masih ada namun tidak sebanyak pada musim kemarau. Jika di musim kemarau hampir tiap hari mendistribusikan air bersih kepada masyarat.

"Kalau dimusim kemarau dalam sehari bisa sampai 7, 8 lokasi setiap harinya, sekarang sudah berangsur menurun," ujar dia.

Dia merinci, dari awal musim kemarau pihaknya sudah menyalurkan 1,44 juta liter air bersih sampai sekarang, air yang salurkan itu semua gratis dibayar pemerintah.

"Dari pertama sampai 17 September telah mendistribusikan 433. 400 liter air untuk mencukupi kebutuhan 14. 282 KK," kata dia.

DPKPB Purwakarta masih memperbolehkan warga untuk meminta bantuan air bersih dengan menghubungi DPKPB. Namun masyarakat diminta bersabar dan memaklumi keterbatasan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan mereka.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->