Warga Sukasari Mulai Kesulitan Air Bersih

  Senin, 12 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Seorang warga tampak memanfaatkan air kubangan di Kampung Sindangreret, Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Senin (12/8/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

SUKASARI, AYOPURWAKAKARTA.COM -- Sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta telah mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti di Kecamatan Tegalwaru misalnya, sebagian masyarakat di kecamatan itu mengalami krisis air bersih sudah sejak lama. Bahkan masyarakat di Kampung Sindangreret, Desa Batu Tumpang, terpaksa memanfaatkan air keruh di kubangan bekas galian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya untuk mencuci, mandi, dan kebutuhan lainnya. Beruntungnya, salah seorang warga setempat berinisiatif membuat inovasi untuk menjernihkan air, sehingga air layak untuk kebutuhan rumah tangga.

AYO BACA : Beban PJT II Saat Kemarau Cukup Besar

Tak hanya itu, kondisi serupa juga dirasakan masyarakat di Desa Parung Banteng, Kecamatan Sukasari. Mereka terpaksa membuat kubangan air di sungai untuk memperoleh air bersih. Kepala Desa Parungbanteng, Asep Saepullah mengakui jika sebagian masyarakat di wilayahnya kesulitan mendapatkan sumber air bersih pada musim kemarau ini.

"Ya betul, masyarakat di Desa Parungbanteng mulai kekurangan air bersih, khususnya di wilayah Kampung Cigorowek, RW 05 dan RW 04," ujar Asep, Senin (12/8/2019).

AYO BACA : Penanaman Gowah Solusi di Musim Kemarau

Untuk memenuhi kebutuhan minum dan mandi,  saat ini warga membuat sumur kecil di Sungai Cidadap dan Sungai Cigunung sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Masyarakat dengan sabar menunggu kubangan itu penuh terisi air kemudian dimasukan ke dalam jeligen," kata dia.

Tak hanya itu, lanjut kades, pada musim kemarau melanda Kabupaten Purwakarta juga mengakibatkan 20 hektare persawahan milik warga mengalami kekeringan.

"Sungai kering dan sawah di wilayah Desa Parungbanteng ikut kering dampak musim kemarau ini," ucap dia.

Sementara dihubungi terpisah, Camat Sukasari Idrus Nurhasan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kekeringan yang terjadi di Kecamatan Sukasari.

"Kami sudah menerima laporan kekeringan terjadi di wilayah Kecamatan Sukasari, khususnya di Desa Parungbanteng. Kami pun sudah mengajukan untuk permintaan air bersih bagi masyarakat desa Parungbanteng," singkat camat.

AYO BACA : Warga Alami Krisis Air Bersih Mendapat Bantuan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar