Makam Mama Sempur Mulai Ramai Dipadati Para Peziarah

  Selasa, 23 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Suasana lokasi ziarah Mama Sempur di Purwakarta ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, Selasa (23/7/2019).

PLERED, AYOPURWAKARTA.COM -- Para peziarah mulai berdatangan memadati komplek makam KH Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Seda, atau lebih dikenal dengan sebutan Mama Sempur yang berlokasi di Desa Sempur, Kecamatan Plered, Purwakarta.

Komplek makam Mama Sempur mulai dipadati para peziarah dari berbagai daerah itu sejak akhir pekan kemarin. Banyaknya para peziarah hilir mudik dan padatnya kendaraan membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Sempur pun kerap tersendat.

Salah seorang peziarah, Nunung (42) mengaku, dirinya tidak datang sendiri melainkan rombongan bersama sanak saudara. "hampir setiap tahun haul Mama Sempur saya suka menyempatkan diri berziarah ke sini," kata warga asal Kabupaten Bandung Barat itu, Selasa (23/7/2019).

Puncak acara haul Mama Sempur jatuh pada 28 Juli 2019 mendatang. Pada puncak acara para peziarah diprediksi akan lebih meningkat dibandingkan hari biasa. Sehingga mereka memutuskan berziarah lebih awal.

"Biasanya kalau pas hari H para peziarah lebih banyak, makanya saya bersama rombongan memutuskan berziarah sebelum puncak acara," ujar Memet Riadi (34) peziarah lain asal Kecamatan Darangdan.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Plered Akim Mustopa mengatakan, makam Mama Sempur adalah salah satu wisata religi di Kabupaten Purwakarta khususnya di Kecamatan Plered yang mampu menyedot perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

Apalagi pada peringatan haul seperti saat ini komplek makam Mama Sempur tak pernah sepi pengunjung. Baik sebelum hingga beberapa hari setelah puncak acara para peziarah terus berdatangan.

"Atas keramaian para peziarah itu warga setempat memanfaatkannya untuk mengais rezeki, dan itu merupakan tradisi tahunan, keberkahan untuk warga di Desa Sempur," kata Akim.

Tubagus Ahmad Bakri, Tokoh dan Guru Sufi Purwakarta.

Ahmad Bakri, lebih dikenal dengan sebutan Mama Sempur. Mama merupakan istilah Bahasa Sunda yang berasal dari kata rama artinya Bapak. Di kalangan masyarakat Jawa Barat, kata Mama ini biasanya disematkan kepada Ajengan atau Kiai sehingga sebutannya menjadi Mama Ajengan atau Mama Kiai. Sementara Sempur adalah sebuah Desa yang ada di Kecamatan Plered, Purwakarta.

Mama Sempur lahir di Desa Citeko, Kecamatan Plered, Purwakarta pada tahun 1259 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 1839 M. Beliau merupakan putra pertama dari pasangan KH Tubagus Sayida dan Umi. Selain KH Tubagus Ahmad Bakri dari pasangan ini juga lahir Tb Amir dan Ibu Habib.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar