Polisi Berhasil Bongkar Pabrik Miras

  Jumat, 12 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Barang bukti miras berhasil disita petugas Sat Res Narkoba Polres Purwakarta dari sebuah kontrakan di Kelurahan Munjul Jaya Kecamatan Purwakarta Kota, Kamis (11/7/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Purwakarta masih marak. Hal itu dibuktikan lewat ditemukannya pabrik miras oleh Polres Purwakarta, Kamis (11/7/2019).

Kasat Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo mengatakan bahwa pihaknya berhasil membongkar pabrik miras yang dikelola pelaku berinisial JMR, di Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta Kota. Di tempat itu ditemukan barang bukti beragam jenis miras yang dinyatakan merupakan produksi dari pabrik itu sendiri.

"Dari JMR kami berhasil menyita 117 botol miras ilegal berbagai merk dan jenis, dengan rincian 37 botol miras oplosan, 36 botol arak kecil, 13 botol anggur merah, 14 botol bir anker, dan 17 botol arak besar," ujar Heri, Jumat (12/7/2019).

Heri menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan JMR, dirinya sudah memproduksi minuman haram tersebut selama satu bulan. Bahkan JMR juga mengaku selain menjual miras pabrikan juga menjual miras hasil produksinya sendiri.

"Miras buatannya itu dikemas dalam botol mineral. Di mana setiap harinya JMR mampu memproduksi 40 sampai dengan 60 botol kemudian dijual Rp20.000 per botol," kata Heri.

Heri menyebut, terungkapnya keberadaan pabrik miras rumahan itu berkat adanya peran serta ketua RT setempat yang melaporkan adanya rumah petak atau kontrakan yang mencurigakan. Ketua RT ini kerap melihat adanya aktivitas orang yang keluar masuk kontrakan tersebut di tengah malam setiap hari.

"Kemudian ketua RT tersebut melaporkan kepada piket siaga Sat Narkoba Polres Purwakarta dan secepatnya laporan itu ditindaklanjuti," kata Heri.

Berkat kepedulian ketua RT setempat, Kasat Narkoba pun mengucapkan rasa terimakasihnya. "Ini buah dari kepedulian dan kesadaran masyarakat atas lingkungannya. Ini juga menjadi parameter keberhasilan sosialisasi bahaya narkoba yang gencar kami lakukan ke seluruh lapisan masyarakat," ucapnya.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->