Bupati Purwakarta Akui Armada Pengangkut Sampah Masih Kurang

  Rabu, 10 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)
PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengakui jika jumlah armada pengangkut sampah masih kurang untuk menjangkau 17 kecamatan yang ada. Pihaknya pun telah mengajukan ke provinsi untuk menambah armada tersebut.
 
"Mudah-mudahan di APBD tahap II masuk dan sudah bisa membeli armada berupa dump truk untuk mengangkut sampah. Saat ini masih belum memadai untuk menjangkau 17 kecamatan di Purwakarta," ujar Anne, Rabu (10/7/2019).
 
Ia mengatakan, sebetulnya armada pengangkut sampah sudah memadai karena sebelumnya pengelolaan sampah hanya tersentral di wilayah perkotaan. Namun saat ini 16 kecamatan lain juga menginginkan hal serupa. Kondisi itu tentunya mengharuskan penambahan armada baru. Apalagi kualitas armada eksisting pun sudah menurun sehingga perlu perbaikan atau penambahan.
 
"Kalau petugas kebersihan sudah terbilang cukup, ada 250 orang," kata mantan kontestan Mojak Jajaka tahun 1999 itu.
 
Anne sendiri menilai, permasalahan sampah di Purwakarta sejauh ini dari sisi partisipasi masyarakat. Dia mengatakan seharusnya masyarakat dapat pro aktif membantu petugas di lapangan. Misalnya membantu memilih dan menempatkan sampah yang dibuang antara yang organik dan non organik.
 
Masalah kedua berkenaan jam buang. Anne mengatakan seharusnya pembuang sampah tidak lebih dari pukul 06.00 WIB. Hal itu sudah disosialisasikan melalui pemerintah kecamatan dan desa atau kelurahan namun pada pelaksanaannya, terkadang pembuang sampah terlampau telat daripada waktu pembuangan yang telah ditentukan.
 
"Pukul segitu (misal pukul 07.00 WIB) mobil pengangkut sampah sudah lewat. Sehingga tumpukan sampah tetap saja terjadi. Gimana mau bersih kalau tidak kompak, makanya semua harus punya komitmen yang sama untuk menanggulangi kebersihan ini," ketus Anne.
 
Selain itu, bupati yang akrab disapa Ambu itu mengimbau peran aktif masyarakat dalam menanggulangi sampah sangat diperlukan. Menjaga kebersihan merupakan tugas bersama dalam mewujudkan lingkungan bersih. "Mari kita sama-sama menjaga lingkungan, jika bersih selain enak dilihat juga tidak menimbulkan sumber penyakit," ujar Ambu.
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar