Pemkab Purwakarta Berencana Menambah Wisata Camping Ground

  Rabu, 10 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Lapang Wisata Parang Gombong Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, direncanakan dibuat menjadi objek wisata camping ground. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)
PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA COM -- Destinasi wisata di Kabupaten Purwakarta saat ini sudah tak terhitung jari. Hampir di setiap kecamatan terdapat objek wisata cukup beragam.
 
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Purwakarta tidak cukup puas dengan objek wisata yang sudah ada. Kali ini melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud), pemerintah berencana akan mengembangkan wisata bumi perkemahan alias camping ground.
 
Pengembangan camping ground dinilai akan mampu menyedot perhatian wisatawan datang ke kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini. Lokasi yang akan ditata menjadi destinasi ini berada di Lapang Wisata Parang Gombong di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari. Lokasinya yang berada di bibir waduk Jatiluhur menjadi modal tersendiri sehingga wisata nan asri ini mampu mendatangkan wisatawan.
 
Kepala Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan pada Disporaparbud Purwakarta Irfan Suryana mengatakan, sebetulnya objek wisata semacam camping ground di sejumlah wilayah Purwakarta sudah ada. Namun jumlahnya itu masih terhitung sedikit. Untuk membuat konsep camping ground tersebut mumpuni, maka lahan Lapang Wisata Parang Gombong sudah refresentatif.
 
"Kami melihat kondisi alam di Sukasari cocok untuk wisata perkemahan dan rupanya untuk Lapang Wisata Parang Gombong sudah biasa dipakai untuk aktivitas perkemahan," kata Irfan, Rabu (10/7/2019).
 
Ia pun menerangkan, sejauh ini camping ground yang sudah ada di Purwakarta antara lain seperti di Sasak Panyawangan Gunung Parang Tegalwaru, Kampung Kahuripan, Ujung Aspal Kiara Pedes, dan Pasir Langlang Panyawangan. Dalam waktu dekat, keberadaan camping ground di Parang Gombong akan dikomunikasikan dengan PJT II Jatiluhur sebagai pemilik lahan. 
 
Namun sebelumnya, komunikasi itu sendiri sebetulnya sudah sempat terjalin dan menuai hasil positif. "PJT II sudah memberikan jawaban. Saat ini kami tengah mengkaji. Jika ada kelompok masyarakat yang tertarik untuk mengelola kami persilakan," ucap dia.
 
Diketahui, Lapang Wisata Parang Gombong memiliki luas sekitar setengah hektare. Ke depan kawasan ini akan dipercantik namun secara konsep akan dikembalikan kepada pengelola.
 
"Teknisnya, pelaksanaan MoU dengan penguasa lahan. Difasilitasi hal MoU oleh Dinas Pariwisata dan pengelolaannya dipersilakan kepada kelompok masyarakat," terang Irfan menjelaskannya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->