HUT Bhayangkara di Purwakarta Dibingkai Jadi Pesta Rakyat Tiga Pilar

  Senin, 08 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
upati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Kapolres AKBP Matrius foto bersama di stand Bumdesma Kecamatan Bojong menjual teh hayatea hasil produksi masyarakat. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

BOJONG, AYOPURWAKARTA.COM -- Pelaksanaan HUT Bhayangkara ke-73 tingkat Kabupaten Purwakarta yang dibuka pada Senin (8/7/2019) di Lapang Pilar Kecamatan Bojong, dibingkai dalam tajuk Pesta Rakyat Tiga Pilar.

Seperti halnya tajuk acara, pembukaan resmi dilakukan secara bersama-sama antara Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mewakili unsur kepolisian, Dandim 0619 Letkol Arh Yogi Nugroho mewakili TNI, dan Bupati Anne Ratna Mustika serta Wakil Bupati Aming mewakili pemerintah daerah.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan dengan diisi oleh sejumlah rangkaian acara melibatkan masyarakat.

"HUT Bhayangkara ini akan berakhir hingga pada hari Rabu mendatang," kata Kapolres.
 
Ia mengatakan, semua lapisan masyarakat maupun unsur tiga pilar selama ini bisa bersinergi menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, sehingga sebagai simbolisnya pada HUT Bhayangkara, pihaknya menjadikan ini sebagai momentum kemasyarakatan.

"Bukan masyarakat yang datang ke kantor polisi melainkan kami yang datang menghampiri masyarakat yang dipusatkan di lapang ini," ujar Kapolres.

Alasan Kecamatan Bojong dipilih pada peringatan HUT Bhayangkara dikarenakan dua alasan. Pertama Bojong adalah wilayah selatan Purwakarta jarang tersentuh. Karena perkantoran terpusat di Kecamatan Kota.

Alasan kedua dikarenakan Bojong salah satu kecamatan yang responsif dan lapisan warganya sendiri sangat antusias pada HUT Bhayangkara ini.

"Bisa dilihat pada saat pembukaan saja ternyata ada partisipasi warga seperti pencak silat, debus dan hari ini pun nanti sore ada pertandingan olahraga tradisional dan ada juga kesenian band lokal yang akan maen kurang lebih sampai malam nanti," kata dia.

Pada peringatan HUT Bhayangkara ke-73 dikemas seperti bazar. Masyarakat setempat tidak melewatkannya begitu saja. Momen ini mereka manfaatkan untuk mempromosikan industri rumahan miliknya.

"Pada acara ini kami launching teh hayatea, teh asli dari Bojong yang memiliki rasa yang khas," ujar Direktur teh hayatea BumDes bersama Kecamatan Bojong, Rian Aryanto.

Ia mengatakan, acara besar seperti ini harus rutin digelar untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan termasuk mempromosikan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang telah ada.

"Kami butuh pasar dan kami juga butuh dorongan dari pemerintah, untuk itu diharapkan acara ini digelar rutin untuk peningkatan UMKM masyarakat," ujar dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->