Mahasiswa Austria Studi Banding Ke PT South Pacific Viscose Purwakarta

  Kamis, 04 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Mahasiswa Universitas Wina Austria saat berkunjung ke Desa Cicadas dan lokasi CSR binaan PT South Pacific Viscose. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

BABABAKANCIKAO, AYOPURWAKARTA.COM -- Mahasiswa dari Universitas Wina Austria menjalani studi banding ke PT South Pacific Viscose di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (4/7/2019).

Rombongan berasal dari Institute of Geography and Regional Research itu memilih Purwakarta karena ingin melihat bagaimana transformasi daerah yang berdekatan dengan ibukota negara, baik secara sosial maupun ekonomi, juga untuk mengetahui potensi atau kendala investasi yang di dalamnya.

Commercial Attaché Kedutaan Besar Austria di Indonesia, Michael Dobersberger dalam rilis mengatakan, rombongan yang berkunjung ke PT South Pacific Viscose merupakan investor Lenzing AG dari Austria yang juga merupakan investor terbesar Austria di Indonesia.

Dia menilai bahwa perusahaan ini juga tempat yang cocok untuk mahasiswa dari Universitas Wina agar melihat langsung kerjasama Indonesia dan Austria, sekaligus mendapat informasi langsung tentang investasi di Indonesia.

"PT South Pacific Viscose sebagai investasi asing terbesar dari Austria dan perusahaan terkemuka di Indonesia cocok untuk studi banding mahasiswa Austria," kata dia.

Dia menjelaskan, perusahaan ini juga merupakan salah satu perusahaan panutan karena mengutamakan kesinambungan dan nilai tambah lokal serta terus berkontribusi membantu tumbuh kembang industri tekstil Indonesia.

"Itu menjadi modal utama mahasiswa studi banding di PT South Pacific Viscose," ucap dia.

Sementara, Head of Corporate Affairs PT South Pacific Viscose, Widi Nugroho Sahib, mengapresiasi kepada para peserta studi banding karena menyempatkan diri untuk berkunjung ke perusahaan ini.

Para mahasiswa itu mengunjungi Kantor Pemerintah Desa Cicadas serta lokasi CSR binaan PT South Pacific Viscose, yaitu lahan pertanian sayuran dan buah-buahan yang menggunakan metode hidroponik serta Bank Sampah Mandiri di Kampung Ciasem.

"Semuanya itu bernaung dalam kegiatan Eco Village dan berhasil meraih Eco Village Award 2019 dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil," kata Wibi.

 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar