Ratusan Warga Binaan Kelas II B Purwakarta Mendapat Remisi

  Rabu, 05 Juni 2019   Dede Nurhasanudin
Kalapas Kelas II B Kabupaten Purwakarta memberikan remisi secara simbolis kepada warga binaan di lapangan lapas setempat, Rabu (5/6/2019). (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Ratusan warga Binaan Lembagaan Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kabupaten Purwakarta mendapat remisi di hari raya Idul Fitri 1440 H.

Pelaksanaan pemberian remisi diberikan secara simbolis diserahkan secara perwakilan narapidana oleh Kalapas Kelas II B Purwakarta, Suprapto setelah salat Ied di lapangan lapas setempat, Rabu (5/6/2019).

Pemberian remisi berdasarkan UU RI Nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas peraturan pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

Keputusan Presiden RI Nomor 174 Tahun 1999 tentang remisi dan Peraturan menteri hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan masyarakat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat.

Kepala Lapas Kelas II B Purwakarta, Suprapto mengatakan bahwa warga binaan yang memperoleh remisi beragam. Dari 333 warga binaan yang mendapat remisi, 71 di antaranya mendapat remisi khusus ( RK) I dengan remisi atau potong masa tahanan selama 15 hari.

Sementara yang mendapat RK I dengan remisi atau potong masa tahanan satu bulan sebanyak 203 warga binaan. Adapun yang mendapat RK I, dengan remisi potongan masa tahanan satu bulan 15 hari, sebanyak 48 warga binaan. Kemudian, yang mendapat remisi masa tahanan dua bulan, sebanyak empat warga binaan.

"Total warga binaan yang dapat RK I, yakni 326 orang," ujar Suprapto, melalui keterangan tertulisnya.

Sedangkan, yang mendapat RK I dengan remisi atau potong masa tahanan satu bulan sebanyak 203 warga binaan. Adapun yang mendapat RK I, dengan remisi potongan masa tahanan satu bulan 15 hari, sebanyak 48 warga binaan. Kemudian, yang mendapat remisi masa tahanan dua bulan, sebanyak empat warga binaan.

Kemudian yang mendapat remisi khusus (RK) II, jumlahnya hanya tujuh orang. Satu orang warga binaan di antaranya bebas. 

"Jadi warga binaan yang seorang itu, bisa menghirup udara bebas mulai hari ini. Sisanya yang enam orang lagi harus menjalani masa subsider karena tidak sanggup membayar denda. 


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar