Pemilu Serentak Selesai, Ini Cerita Ketua KPPS

  Kamis, 18 April 2019   Dede Nurhasanudin
KPPS mengirimkan surat suara ke PPK Plered. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta).

PLERED, AYOPURWAKARTA.COM--Perhelatan pesta demokrasi telah usai, sejumlah surat suara pun telah kembali bergeser ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 01 Desa Cibogirang, Kecamatan Plered, Purwakarta, Pepen Ependi menceritakan pengalaman pemungutan Pemilu Serentak yang pertama kali digelar ini.

Pepen membandingan dengan pemungutan pada Pilkada Serentak 2018 kemarin. Menurutnya, pemungutan suara Pemilu Serentak ini cukup melelahkan. Meski daftar pemilih tetap (DPT)tidak sebangak pada Pilkada, namun jumlah surat suara yang bertambah membuat proses pemungutan suara cukup rumit.

"Jumlah DPT 287 orang dan yang memilih sebanyak 233 orang, 54 tidak menyalurkan suaranya. Meski tergolong sedikit di bandingkan DPT saat Pilkada namun cukup rumit pemilu serentak ini," ujar Pepen, Selasa (18/4/2019).

Meski tidak menjelaskan secara rinci, namun Pepen mengaku kerumitan terjadi pada saat penghitungan suara mengisikan ke kertas C pleno. Jumlah rangkap berita acara yang cukup banyak pun menambah kerumitan penyelesaikan proses pemungutan suara.

Meski begitu, Pepen juga mengaku merasa bangga menjadi bagian dari sejarah pelaksanaan pemilu serentak yang baru pertama digelar ini.

"Jelas mangga meski proses penghitungan selesai pukup 3.30 Wib pagi, " ucap dia.

Setelah proses penghitungan di TPS, surat suara bergeser ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tingkat desa kemudian dikirim ke PPK.

"Dari 219 TPS yang tersebar di 16 desa baru 10 desa surat suara yang masuk ke PPK, sementara sisanya dalam proses pengiriman, dan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di PPK Plered akan dilaksanakan pada hari sabtu mendatang," ujar Komisioner PPK Plered, Imron Rosadi.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar