Pemilih Dilarang Membawa Ponsel Atau Kamera Saat Mencoblos

  Selasa, 16 April 2019   Dede Nurhasanudin
Komisioner Divisi Teknis KPU Purwakarta Dian Hadiana (kanan) saat memberikan sosialiasi kepada jurnalis yang tergabung dalam Fokus JP beberapa waktu lalu. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM—Pemilih yang mencoblos pada Pemilu 17 April 2019 harus memperhatikan aturan saat mencoblos. Selain dilarang merusak surat suara, pemilih pun dilarang membawa ponsel atau kamera ke dalam bilik suara, apalagi mengunggah pilihannya ke media sosial.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Divisi Teknis KPU Purwakarta Dian Hadiana saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (16/4/2019).

"Pemilih dilarang mendokumentasikan hak pilihannya di bilik suara," ujar Dian.

Dia menegaskan, larangan tersebut sesuai  PKPU Nomor 3 tahun 2019 Pasal 42. Oleh karena itu, KPU mengimbau kepada pemilih apabila sudah menentukan pilihannya, surat suara dilipat kembali kemudian dimasukan ke dalam kotak suara yang telah disediakan penyelenggara.

"Jangan diabadikan (saat di bilik suara) apalagi meng-upload ke medsos," kata dia.

Hal terakhir yang harus dilakukan setelah mencoblos di TPS yaitu mencelupkan salah satu jari pada tinta yang telah disediakan. Hal ini harus dilakukan sebagai tanda pemilih telah menggunakan hak pilihnya, serta mencegah satu orang mencoblos lebih dari satu kali.

"Harus mencelupkan salah satu jarinya ke tinta sebagai tanda jika yang bersangkutan sudah pemilih," kata Dia.

Selain itu, Dian mengajak semua elemen masyarakat untuk datang ke TPS pada 17 April besok, dan diimbau untuk tidak golput.

"Mari sama-sama kita gunakan hak pilihan besok di bilik suara, dan jangan golput, ya," ucap dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar