Ibu Pengubur Bayi Hidup-Hidup Terancam Kurungan 8 Tahun Penjara

  Selasa, 02 April 2019   Dede Nurhasanudin
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, saat ditemui di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Selasa (2/4/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayo Media Network)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Polres Purwakarta masih mendalami kasus penguburan bayi hidup-hidup yang terjadi di Kecamatan Kiarapedes. W (35), ibu yang mengubur bayinya bernama Dian Asriyani diketahui telah dibawa ke Mapolres Purwakarta, namun alat bukti dinilai belum kuat.

"Kita tadi mengantarkan dari pihak kepolisian bersama keluarga W maupun korban ke RSUD Bayu Asih untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan oleh salah satu dokter di sini," ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, saat ditemui di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Selasa (2/4/2019).

Menurutnya, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap W, mengingat kondisi kesehatan dan tubuhnya masih sangat lemah. Meski pihak keluarga W melihat kejadian ini sebagai musibah, tetapi polisi masih akan terus mencari bukti lainnya.

"Kondisinya sangat lemah tidak memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan," kata dia.

Jika hasil pemeriksaan dari pihak medis menunjukkan bahwa W mengalami depresi atau gangguan jiwa, maka W tidak akan dinaikan statusnya menjadi tersangka. Namun, jika sebaliknya, W terancam Pasal No 35 tahun 2014 tentang UU perlindungan anak dengan ancaman 8 tahun penjara.

"Kami masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini," ujar Handreas.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar