Jokotri Akan Prioritaskan Membantu Warga Kurang Mampu

  Senin, 01 April 2019   Dede Nurhasanudin
Tim medis Jokotri memerika kesehatan kakak beradik, Endang dan Risma, penderita kelainan otot di rumahnya di Kecamatan Jatisari, Karawang. (Istimewa)

KARAWANG, AYOPURWAKARTA.COM—Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Joko Trio Suroso tidak berhenti blusukan. Setelah mendatangi Rima (29), seorang warga Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, yang lumpuh karena komplikasi, Jokotri kembali blusukan ke dua Kecamatan lain di Kabupaten Karawang.

Pada Minggu (31/3/2019), Jokotri bersama tim mendatangi tiga warga di Kecamatan Jatisari yang membutuhkan uluran tangan.

Pada kunjungan pertama di Jatisari, tim medis Jokotri memeriksa kesehatan kakak beradik, Endang (40) dan Risma (29), yang menderita kelainan otot sehingga kedua kaki mereka tidak berfungsi dengan baik.

Menurut pengakuan Salim (62) selaku orang tua kedua anak tersebut, mereka tidak bisa berjalan sejak lahir. Anaknya, lanjut Salim, sempat bisa berjalan namun seiring bertambahnya usia, kedua otot kaki mereka justru mengalami kelainan.

"Endang sama sekali tidak bisa berjalan. Jika adiknya Risma bisa berjalan sedikit-sedikit namun tiba-tiba suka terjatuh. Kemungkinan otot kakinya lemah," kata bapak lima anak itu saat ditemui di rumahnya.

Setelah menjenguk kakak beradik tersebut, Jokotri menyempatkan berkumpul dengan warga setempat. Setelah itu, dirinya bersama tim menengok pria orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) tak jauh dari rumah Salim.

Pinggang penderita ODGJ itu terpaksa diikat oleh orangtuanya karena khawatir anaknya berpergian jauh. Diketahui, dia telah ditangani pemerintah setempat melalui program yang ada. Meski begitu, tim jokotri menyarankan agar pria itu dirawat di rumah sakit jiwa sehingga kondisinya bisa membaik.

Setelah blusukan di Kecamatan Jatisari, Tim Jokotri menemui Rasamsudin (26), penderita patah tulang terbuka, di Kecamatan Rengasdengklok.

Rasamsudin menceritakan kronologis sebelum dirinya terbaring lemas di atas kasur.

Pada 2008, ujar Rasamsudin, dirinya mengalami kecelakaan lalu lintas bersama temannya di daerah Karawang.

"Jatuh di motor. Kejadiannya 2008 lalu," kata dia.

Setelah peristiwa itu, Rasamsudin tidak bisa menggerakkan kedua kakinya. Karenanya, dirinya terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA/SMK.

"Hampir 11 tahun anak saya terbaring lemas seperti ini. Dulu sempat dibawa ke RS, tapi karena kekurangan biaya terpaksa Rasamsudin dirawat di rumah," ujar Aming, bapak Rasamsudin.

Setelah cek kondisi ketiga warga tersebut, tim medis Jokotri menjelaskan satu per satu penyakit yang diderita oleh mereka.

Endang dan adiknya Risma, ujar tim medis, mengalami kelainan otot. Kemungkinan mereka memiliki faktor ginetik yang belum diketahui. Sementara itu, Rasamsudin mengalami patah tulang terbuka. Bentuk tulangnya menjadi bengkok dan sebagian tulang remuk.

"Kegiatan blusukan seperti ini menjadi program kami. Jika saya diberi kepercayaan menjadi wakil rakyat, program membantu warga kurang mampu akan terus dijalankan bahkan menjadi prioritas pertama," ujar Jokotri, Caleg dari PDI Perjuangan Dapil X Kabupaten Purwakarta dan Karawang itu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar