Pemkab Purwakarta Menargetkan Tahun Depan Ekspor Manggis Mencapai 10%

  Sabtu, 23 Maret 2019   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat membuka Festival Manggis di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

WANAYASA, AYOPURWAKARTA.COM—Pemkab Purwakarta akan mendorong lahan sentral manggis menjadi tempat agrowisata di Purwakarta, seperti di kota lain di Indonesia.

Upaya yang dilakukan yakni membuka lahan seluas lima hektare di Kecamatan Kiarapedes dan mendorong kelompok UMKM yang memiliki olahan manggis bernilai ekonomi.

"Itu akan kita lakukan mengingat potensi manggis di Purwakarta sangat besar," ujar Bupati Purwakarta Anne Rata Musika, saat ditemui usai membuka Festival Manggis di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Sabtu (23/3/2019).

Menurutnya, manggis Purwakarta sudah cukup dikenal dan gaungnya cukup bagus. Hanya, belum semua masyarakat, terutama penjual, mengetahui masa panen raya manggis. Bahkan masyarakat belum mengetahui mencari informasi tersebut ke mana. "Hari ini kita memiliki tiga terminal, jadi penjual distributor itu mudah mencari tempatnya," kata dia.

Selain itu, Anne mengaku, pasar ekspor manggis belum maksimal dan baru mencapai 5%. Dia pun menargetkan tahun depan ekspor mencapai 10%.

"Kita baru ekspor manggis ke Cina dan Taiwan. Mudah-mudahan ke depan bisa menembus pasar Amerika dan Eropa. Upaya akan terus kita lakukan," ucap Anne.

Meski menembus pasar Amerika dan Eropa cukup sulit, namun Anne menyakini tiga eksportir yang ada di Purwakarta mampu menyortir manggis berkulitas sangat baik.

"Kita akui memang sulit karena kualitas buah manggis harus lebih baik," ujar Anne.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar