Pustakawan Nasional: Perpustakaan Digital Purwakarta Pertama di Jabar

  Selasa, 12 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
Pustakawan Nasional, T. Syamsul Bahri, SH., M.Si, saat mengoperasikan monitor di Perpustakaan Digital Purwakarta. Selasa (12/2/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com).

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta telah memiliki Perpustakaan Digital yang sudah bisa dinikmati masyarakat. Perpustakaan tersebut, telah diresmikan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Selasa (12/2/2019).

Pustakawan Nasional, T. Syamsul Bahri, SH., M.Si, mengatakan Perpustakan Digital di Purwakarta merupakan yang pertama di Jawa Barat. Pihaknya mengapresiasi upaya Pemkab Purwakarta membangun Perpustakaan Digital untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi, secara nasional Perpustakaan Digital sudah berada di sejumlah wilayah di Indonesia, akan tetapi untuk di Jabar, Purwakarta menjadi daerah pertama yang memiliki Perpustakaan Digital apalagi ditunjang dengan sarana baca yang sangat nyaman," kata dia, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya, kehadirian Perpustakaan Digital tidak akan mengurangi jumlah kunjungan, namun bisa membantu peningkatan literasi masyarakat. apalagi secara nasional angka literasi sudah cukup.

Perpustakaan Nasional turut menyerahkan sebuah kendaraan Perpustakaan Keliling. Kendaraan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca, terutama di daerah pelosok Purwakarta.

Tak hanya Perpustakaan Nasional, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jabar, H.Riadi juga mengapresiasi upaya Pemkab Purwakarta.

Menurutnya, Purwakarta bisa dikatakan sebagai daerah pertama baik kota maupun kabupaten di Jabar yang melengkapi perpustakaannya dengan digitalisasi.

Pihaknya berharap Perpustakaan Digital di Purwakarta diharapkan mampu menjadi percontohan dan pelopor di Jabar. Dengan digitaliasi perpustakaan ini bisa saling link judul buku, baik di Perpustakaan Nasional, Provinsi maupun daerah.

"Ya, ke depan akan memudahkan bagi masyarakat karena akan ada link judul buku baik yang dimiliki Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Provinsi maupun Perpustakaan daerah dan kita coba dorong untuk hal ini," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar