Bupati Purwakarta Minta Pemprov Jabar Larang Siswa SMA Gunakan Motor

  Selasa, 12 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat meresmikan Gedung Perpustakaan Digital di Jalan Raya KK Singawinata, Purwakarta, Selasa (12/2/2019). (Dede/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA—Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika melarang para pelajar SMA mengendarai sepeda motor atau mobil. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2014 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tauran dan Penggunaan Kendaraan Bermotor oleh Peseta Didik.

"Untuk di Purwakarta kita sudah ada imbauan melalui Perbup mengenai larangan pelajar mengendarai sepeda motor atau mobil, dan sanksinya juga tidak main-main, yang bersangkutan tidak naik kelas," ujar Anne saat ditemui usai menghadiri acara peresmian perpustakaan digital,  di Jalan Raya KK Singawinata, Purwakarta, Selasa (12/2/2019).

Anne menjelaskan, untuk meminimalisasi para pelajar SMP menggunakan sepeda motor atau mobil, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah intansi, di antaranya Satpol PP, Dinas Pendidikan, dan Dinas Perhubungan. Ketiga intansi tersebut, kata Anne, kerap melakukan razia.

Sementara itu, Anne mengaku kesulitan untuk penanganan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang mengendarai motor. Hal ini karena kewenangan tersebut, lanjutnya, berada di pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski begitu, Anne mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Polres Purwakarta untuk terus menggalakkan razia di jalanan.

Dia pun meminta pihak sekolah berkomitmen dengan pemerintah daerah mengenai hal ini.

"Harapan kami seperti itu (Siswa SMA dilarang mengendarai motor). Karena itu sudah pelanggaran undang-undang dan yang mereka itu langgar hukum Negara. Kalau tidak ditangani dengan baik bagaimana pendidikan kita ke depan," ujar Anne.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar