34 SMP di Purwakarta Numpang UNBK di Sekolah Lain

  Jumat, 08 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Sebanyak 34 SMP di Purwakarta akan menumpang Ujian Nasional Bebasis Komputer (UNBK) di sekolah lain. Pelaksanaan UNBK akan dibagi empat model, yaitu model mandiri, model menumpang, model gabung sementara, serta model mandiri dan menumpang.

"Sekolah yang melaksanakan UNBK model mandiri ada 49, menumpang 34, sementara model gabung serta mandiri dan menumpang masing-masing tiga sekolah. Jadi yang melaksanakan UNBK di Purwakarta yaitu 89 sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta, Purwanto, Jumat (8/2/2019).

Dia menjelaskan, model mandiri artinya fasilitas penunjang keberlangsungan UNBK di sekolah yang bersangkutan telah memadai. Namun ada juga sekolah model mandiri tetapi para peserta UNBK-nya terpaksa menumpang ke sekolah terdekat, karena fasilitas penunjang UNBK di sekolah itu tidak sesuai dengan jumlah siswa yang ada.

"Sekolah tersebut berarti masuk dalam kategori mandiri dan menumpang," kata Purwanto.

Sementara itu, sekolah yang menggelar UNBK dengan model gabung berarti jumlah peserta UNBK di sekolah yang bersangkutan kurang dari 20 orang. Dengan demikian, sekolah itu tidak memenuhi standar operasional prosedur.

"Kalau model menumpang sudah jelas fasilitas komputer penunjang UNBK minim," ucap dia.

UNBK rencananya akan berlangsung pada 22-25 April mendatang, yang dibagi tiga sesi setiap harinya. Sesi pertama pukul 07.30-09.30 WIB, sesi kedua pukul 10.30-12.30 WIB, dan sesi ketiga pukul 14.00-16.00 WIB.

Mengenai persiapannya, kata dia, tiap-tiap sekolah telah menyediakan sarana dan prasarana penunjang keberlangsungan UNBK. Para siswa kelas IX yang akan mengikuti UNBK pun telah mengikuti simulasi dari 4-8 Februari 2019.

Dengan demikian, pada pelaksanaannya nanti para siswa akan betul-betul memahami mekanisme ujian. "Selama simulasi para siswa diajarkan mengenai mengoperasikan komputer, login, hingga mengakhiri ujian," ujar dia.

Dari total 110 SMP negeri dan swasa yang ada di Purwakarta, hanya 89 sekolah siap menggelar UNBK, yaitu 67 sekolah SMP negeri dan 22 SMP swasta. Sementara 21 SMP lainnya masih menggelar ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNBKP). Mata pelajaran yang diuji dalam ujian nasional di antaranya bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar