Edarkan Narkoba, Polres Purwakarta Bekuk Pasutri

  Kamis, 07 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Kasat Resere Narkoba, AKP Heri Nurcaho saat menunjukan barang bukti, Kamis (7/2/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM--Sat Res Narkoba Polres Purwakarta berhasil bekuk pasangan suami istri I (26) dan K (38) pengedar narkoba jenis sabu. Tak hanya pasangan suami istri, adik K diketahui berinisial S (33) juga berhasil dibekuk.

Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Kasat Resere Narkoba, AKP Heri Nurcahyo mengatakan bahwa awal terbongkar kasus ini hasil dari pengembangan dari tersangka K yang sebelumnya berhasih dibekuk. Hasil dari pengembangan tersebut kemudian berhasil terungkap I dan S. I merupakan istri dari tersangka berinisial K.

AYO BACA : Miliki Sabu, Seorang Buruh Dibekuk Polisi

\"K dibekuk di Jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Purwamekar, Purwakarta, sementara I dan S di tangkap di Kampung Krajan Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao,\" ujar Kapolres.

Dari tangan K Polisi mengamankan barang bukti sebanyak 3 bungkus plastik klip bening berisi sabu, dibungkus tisu dalam kertas lakban coklat yang disimpan dalam bekas bungkus rokok mild , seberat 18,17 gram.

AYO BACA : Polres Purwakarta Bekuk 11 Tersangka Narkoba Ganja dan Sabu

Sementara dari tangan tersangka I dan S diamankan 1 bungkus plastik klip bening berisi, 5 bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu, 3 bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu dibungkus tissue dan di bungkus plastik hitam didalam bungkus rokok mild dan 1 bungkus plastik klip bering berisi kristal diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus kertas serta di lakban coklat didalam bekas bungkus rokok yang di lakban coklat dengan berat bruto 18,59 gram.

\"Dari Ketiga sanak saudara itu kami berhasil menyita  barang bukti sabu seberat 37 gram, selain itu dari kedua pelaku di amankan juga kami juga menyita 2 unit hp dan 1 satu buah timbangan digital yang digunakan pelaku untuk menimbang sabu,\" kata Kapolres.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1  Undang-undang RI Nomer 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

AYO BACA : Dalam Seminggu, 4 Kasus Narkoba Berhasil Dikuak

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar