Dinkes Purwakarta: Penderita TB Segera Melapor ke Puskesmas

  Rabu, 06 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
PLT Kepala Dinas atau Kadis Kesehatan Purwakarta, Nurhidayat. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM--Masyarakat di Purwakarta yang menderita Tuberkulosis atau TB diimbau untuk segera melapor kepada puskesmas terdekat. Sebab penyakit tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan.

Hal tersebut disampaikan PLT Kepala Dinas atau Kadis Kesehatan Purwakarta, Nurhidayat di sela-sela pembukaan Lokakarya Puskesmas Sukatani, Purwakarta, Rabu (6/2/2019).

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa memastikan mengenai jumlah penderita TB di Purwakarta, karena sebagian besar penderita TB menutup diri karena malu. Sehingga pihaknya cukup kesulitan dalam memastikan jumlah penderita TB.

AYO BACA : KLB Difteri Purwakarta Belum Dicabut

"Untuk itu kami meminta masyarakat yang menderita TB untuk segera melapor. Tujuanya agar masyarakat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut, terlebih TB salah satu penyakit yang menyerang pernafasan dan cukup berbahaya karena menular," ujar Nurhidayat.

Dia tidak menampik adanya tren kenaikan penderita TB, terlebih mulai adanya kesadaran dari masyarakat yang langsung memeriksakan diri ataupun langsung menghubungi petugas apabila memiliki ciri dan gejala seperti penderita TB.

"Analisis kesehatan naik karena hari ini banyak yang laporan dan minta diperiksa, dulu mungkin banyak yang gak laporan, itu tadi mereka malu, yang jelas kita terus melakukan monitoring,” ujarnya.

AYO BACA : Dinkes Purwakarta Mewaspadai Adanya Peningkatan Kasus DBD

Menurutnya, TB paling sering menyerang paru-paru dengan gejala klasik berupa batuk, berat badan turun, tidak nafsu makan, demam, keringat di malam hari, batuk berdarah, nyeri dada, dan lemah.

"Kami meminta agar masyarakat yang memiliki tetangga atau keluarga dengan ciri penyakit tersebut untuk segera memeriksakan diri," ucap dia menyarankan.

Adapun untuk di Kabupaten Purwakarta sendiri, Nurhidayat tidak terlalu merinci perihal wilayah di Purwakarta yang diduga banyak penderita TB, tetapi dirinya terus melakukan koordinasi dan menyiapkan petugas yang siaga serta jemput bola di seluruh wilayah di Purwakarta.

"Wilayah yang polutannya tinggi bahkan di wilayah yang berudara dingin. Kita sudah siapkan petugas dan langsung jemput bola untuk memeriksa, apabila positif kita langsung isolasi karena penyakit ini menular. Intinya masyarakat yang terindikasi TB jangan malu untuk memeriksa atau melapor pada puskesmas terdekat," ujarnya.

AYO BACA : Bupati Anne Minta Dinkes Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan ke Masyarakat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar