Januari 2019, RSUD Bayu Asih Purwakarta Rawat 42 Pasien DBD

  Kamis, 31 Januari 2019   Dede Nurhasanudin
Nyamuk Aedes Aegypti. (piaxabay).

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM--Dinas kesehatan atau Dinkes Purwakarta meminta warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS. Termasuk melakukan gerakan satu rumah satu Jumantik atau G1R1J.

Permintaan tersebut menyusul meningkatnya penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan ngamuk aedes aegypti. Apalagi saat ini telah ada yang meninggal dunia diduga akibat terserang DBD.

RSUD Bayu Asih Purwakarta telah merawat puluhan pasien suspect DBD. Hal itu membuktikan bahwa DBD di Purwakarta sedang meningkat di awal tahun 2019.

Wakil Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, Deni Darmawan mengatakan sedikitnya ada 42 orang selama Januari 2019 yang dirawat karena terduga DBD. Namun, dia menyebut sejumlah pasien telah pulang dan hampir seluruh pasien telah berangsur membaik.

"Tapi, yang kita rawat ini statusnya masih suspect. Belum ada yang terindikasi positif terkena DBD" ujarnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar