Kecamatan Sukatani Rawan Longsor

  Selasa, 22 Januari 2019   Dede Nurhasanudin
Camat Sukatani, Panji Sarizaman. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM--Lima dari 14 desa di Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta rawan terjadi bencana alam.

Camat Sukatani, Panji Sarizaman mengatakan sepanjang 2018 lalu, peristiwa bencana alam terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Sukatani. Paling sering terjadi yaitu bencana alam longsor.

Menurutnya daerah yang dia pimpin masih di dominasi pengunungan yang memiliki kontur tanah cukup labil, sehingga rawan terjadi pergeseran tanah. "Apalagi dimusim penghujan, bencana alam sepeti longsor kerap terjadi," ujar Panji, Selasa (22/1/2019).

AYO BACA : Tape Bendul Makanan Khas Purwakarta, Sumber Rezeki Warga Sukatani

Dia menjelaskan lima desa rawan terjadi bencana alam tersebut di antaranya Desa Pasir Munjul, Tajursindang, Sindanglaya, Panyindangan dan Desa Cibodas. Selain rawan longsor, kelima desa tersebut juga kerap dilanda bencana alam angin puting beliung.

"Akhir tahun lalu longsor terjadi di Desa Tajursindang, satu rumah tertimpa material tanah akibat tebing didaerah tersebut longsor saat diguyur hujan. Pegunungan di Desa Pasir Munjul juga dua kali ambrol," kata Panji.

Di luar lima desa itu juga sempat terjadi bencana alam. Ia mengatakan pada musim kemarau awal tahun 2017 longsor terjadi di Desa Cianting, angin puting beliung menyapu dua rumah di Desa Tajursindang pada 2018 lalu dan pohon tumbang juga terjadi di Desa Sukatani hingga menutup badan jalur arteri Purwakarta-Bandung.

AYO BACA : Setelah Tol Cipularang Beroperasi Omzet Tape Bendul Menurun

Hal itu membuktikan jika Kecamatan Sukatani masuk kedalam zona merah rawan terjadi bencana alam. Untuk itu Camat meminta kepada seluruh kepada aparat desa tetap siaga, dikhawatirkan bencana alam tiba-tiba terjadi.

"Makanya kita minta seluruh kepala desa untuk siaga karena longsor bisa terjadi kapan saja saat musim hujan seperti sekarang, tak hanya kepada lima kepala desa saja melainkan kades lain juga harus siaga dan dari sekarang segara ambil pencegahan,"kata Camat menghimbau.

Meski hingga saat ini belum terjadi bencana tersebut, namun pihak pemerintah kecamatan terus memantau dan mengingatkan seluruh aparat baik tingkat kecamatan maupun desa agar tetap waspada.

"Kita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan dalam pencegahan bencana alam sebab pencegahan sejak dini harus dilakukan," pungkasnya.

AYO BACA : Pengembangan Industri Berkonsep Kolaboratif di Sukatani Purwakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar