Jelang Tahun Baru dan Natal, Harga Pangan di Purwakarta Masih Stabil

  Rabu, 28 November 2018   Arditya Pramono
Pedagang pasar tradisionail di Kabupaten Purwakarta. (Arditya Pramono/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Kabar baik bagi ibu rumah tangga. Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta, hingga saat ini cenderung stabil.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan ada harga bahan pangan yang naik. Dengan begitu, harganya masih cenderung stabil hingga kini," jelas Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita pada Rabu (28/11/2018). 

AYO BACA : Harga Sayuran dan Sembako di Pasar Tradisional Purwakarta Mulai Naik

Menurut, Wita setiap hari pihaknya selalu memonitor 42 bahan pangan yang diantaranya adalah bawang merah, beras, cabe merah, cengkeh, jagung, telur, daging ayam, daging sapi, ikan asin, susu kental manis, sampai terigu. 

"Setiap hari kita terus monitor harga-harga bahan pangan ini. Ada sedikitnya 42 bahan pangan yang kita pantau. Sampai saat ini, harganya belum ada kenaikan," katanya. 

AYO BACA : H-1 Ramadan, Harga Daging Ayam di Purwakarta Naik

Wita memberi contoh, untuk harga bawang merah masih berada di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kemudian, bawang putih Rp24.000 per kilogram. Lalu, pangan jenis Beras IR 64 kualitas satu, harganya Rp10.500 per kilogram sedangkan beras IR 64 kualitas dua, Rp9.500 per kilogram.

Untuk harga cabe merah juga tetap sama, yakni Rp30.000 per kilogram. Cabe rawit Rp22.000 per kilogram. Kentang Rp12.000 per kilogram. Tomat, harganya Rp12.000 per kilogram. Kemudian, daging ayam ras harganya Rp36.000 per kilogram. 

Lalu, Daging sapi super Rp110.000 per kilogram. Telur ayam ras Rp22.000 per kilogram. Telur ayam kampung Rp3.500 per butir. Minyak goreng curah Rp12.000 per liter, dan Terigu, Rp7.000 per kilogram.

Sementara itu, Wita berharap, stabilnya harga bahan pangan tersebut bisa terus berlangsung sampai tahun baru mendatang.

"Mudah-mudahan menjelang natal ataupun tahun baruan tidak ada kenaikan harga. Supaya, masyarakat bisa tenang. Serta, daya belinya mengalami kenaikan," harapnya.

AYO BACA : Pesanan Dawegan Jelang Ramadhan Naik 80%

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar