Purwakarta Segera Miliki Perpustakaan Digital

  Selasa, 25 September 2018   Arditya Pramono
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Nina Meinawati. (Arditya Pramono/ayopurwakarta.com)

AYO BACA : Minat Baca Masyarakat Purwakarta Rendah

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Nina Meinawati mengatakan pihaknya kini sedang membangun sebuah perpustakaan digital. 

Menurutnya, perpustakaan digital tersebut nantinya akan memililki sekitar 73 ribu lebih eksemplar dari 23 ribu judul buku konvensional dan 3.000 eksemplar dari 600 judul buku digital (e-book) dari berbagai macam jenis buku. 
 
"InsyaAllah awal tahun 2019 perpustakaan digital ini akan berdiri," jelasnya, Selasa (25/9/2018). 
 
Nina menjelaskan, dengan adanya perpustakaan digital, akses masyarakat Purwakarta terhadap buku bacaan dapat terbuka dengan lebar. 
 
Pasalnya, selain bisa berkunjung langsung ke perpustakaan dengan mambaca buku konvensional, masyarakat Purwakarta nantinya bisa meminjam sekaligus membaca buku kapan pun dan di mana pun hanya dengan menggunakan smartphone atau komputer di rumah mereka masing-masing. 
 
Dia juga mengungkapkan perpustakaan digital dibangun untuk menyasar anak dan remaja zaman now yang sudah sangat dekat dengan segala bentuk digitalisasi.
 
"Kita memikirkan bagaimana meningkatkan lagi budaya membaca masyarakat Purwakarta. Nah kami pikir minat tersebut bisa ditingkatkan dengan adanya perpustakaan digital. Semua orang gak perlu datang ke perpustakaan karena terkendala jarak dan waktu. Di mana saja dan kapan saja bisa membukanya lewat perpustakaan digital," ungkapnya. 
 
Untuk, mengakses e-book di perpustakaan digital, masayarakat nantinya harus mendaftar dulu menjadi anggota perpustakaan. Untuk usia mengakses e-book sendiri dibatasi yaitu hanya untuk anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke atas. 
 
Pembatasan tersebut dimaksudkan lantaran tidak semua usia bisa  mengakses internet lewat smartphone atau pun komputer secara mandiri. "Nanti ada semacam portal khusus. Semacam e-library. Di situ masyarakat harus daftar sebagai anggota perpustakaan. Nah nanti tinggal memilih buku yang mau di baca," katanya. 
 
Nina menguraikan, aturan meminjam buku digital tak akan jauh berbeda dengan meminjam buku konvensional. Sebagai contoh, akan ada batas buku yang dipinjam termasuk priode peminjaman buku. 
 
"Perpustakaan digital juga bisa menarik buku yang dipinjamkan, kalau si peminjam buku tidak membaca-baca buku tersebut dalam jangka waktu tertentu," ucapnya. 
 
Sementara itu Nina berharap saat perpustakaan digital itu jadi, masyarakat dapat Purwakarta dapat mengoptimalkannya. "Kalau sudah jadi jangan sungkan-sungkan untuk datang langsung ke perpustakaan ataupun mengakses lewat internet di rumah masing-masing," ujarnya. 
 
Diketahui perpustakaan digital dibangun dalam area yang sama dengan Museum Digital Diorama Nusantara Kabupaten Purwakarta. Perpustakaan tersebut dibangun diatas lahan 500 meter persegi. 

AYO BACA : Tingkatkan Budaya Baca, Purwakarta Resmikan Sudut Baca di Pusat Perbelanjaan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar