Ribuan Guru Honorer Tuntut Jadi PNS

  Sabtu, 22 September 2018   Arditya Pramono
Guru honorer tuntit menjadi PNS. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM--Ribuan tenaga honorer dari seluruh instansi pemerintahan Kabupaten Purwakarta khususnya tenaga pengajar honorer melakukan aksi damai longmarch dari halaman Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menuju Taman Surawisesa, Kabupaten Purwakarta pada Sabtu (22/9/2018). 

Mereka menuntut agar tenaga honorer dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. 

"Tujuan kami supaya diperhatikan. Tujuan kami hanya satu ingin menjadi PNS," jelas Ketua Forum Honorer Kategori Dua Indonesia, Kabupaten Purwakarta, Darman Sudarman. 

Menurut Darman, khususnya kepada guru honorer, dengan masa pengabdian kepada dunia pendidikan di Indonesia yang rata - rata diatas 10 tahun, seharusnya pemerintah mendorong mereka menjadi PNS. 

Salah satunya dengan cara menghapuskan UU ASN 2018 tentang aturan mengikuti Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang maksimal hanya bisa diikuti oleh usia 35 tahun ke bawah. 

"Harusnya regulasi usia yang boleh ikut CPNS 2018 ini diubah. Kasihan yang tenaga honorer khususnya guru yang sudah berumur di atas 35 tahun dengan pengabdian selama puluhan tahun," ungkapnya. 

Sementara itu, salah seorang guru honorer yang ikut aksi tersebut bernama Taufiqul Hidayat (50) mengaku ingin mendapatkan upah mengajar yang layak dan diangkat menjadi PNS. 

"Sudah 14 tahun mengajar dan sekarang kalau aturan CPNS diatas 35 tidak bisa ikut, saya mau bagaimana? Seharusnya dengan mempertimbangkan aspek lain pemerintah mencabut aturan tersebut," ungkapnya. 

Guru di SMP Negeri 2 Tegalwaru tersebut mengaku per jam hanya dibayar Rp 15 ribu dengan begitu ia hanya mendapatkan upah mengajar sekitar Rp 300 ribu per bulan. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar