Tinggi Air Waduk Jatiluhur Masih Aman

  Kamis, 20 September 2018   Arditya Pramono
Direktur Operasi dan Pengembangan PJT II Jatiluhur, Antonius Aris Sudjatmiko. (Arditya Pramono/ayopurwakarta.com)
PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Direktur Operasi dan Pengembangan Perum Jasa Tirta II Jatiluhur, Antonius Aris Sudjatmiko mengatakan hingga saat ini Tinggi muka air (TMA) Bendungan Jatiluhur dalam keadaan masih aman untuk pemanfaatan irigiasi maupun untuk keperluan PDAM dan penggunaan air lainnya.
 
"TMA saat ini sekitar 92,66 meter di atas permukaan air laut. Masih aman untuk seluruh penggunaan sumber daya air secara keseluruhan, khususnya irigasi dan PDAM," katanya, Kamis (20/9/2018). 
 
Untuk pemanfataan irigasi, Bendungan Jatiluhur mampu mengairi 200 hektar lahan pertanian yang ada di empat kabupaten berbeda yakni, Indramayu, Karawang, Bekasi dan Subang.
 
"Masih cukup untuk pengairan 200 hektar lahan. Apalagi 70 hektar lahan sudah panen, jadi sisa 130 hektar lahan yang harus intens dialiri," jelasnya. 
 
Sementara itu, TMA di angka 92,66 yang masuk kategori di atas kondisi kering juga masih mampu menggerakan 4 buah turbin pembangkit tenaga listrik sebesar 92 MW. "Untuk menggerakkan turbin juga masih optimal," katanya. 
 
Aris menembahkan, curah hujan yang mulai meningkat pada pertengahan bulan September juga membantu ketersedian air di Bendungan Jatiluhur. 
 
"Kondisi air diprediksi akan meningkat mengingat saat ini memasuki musim penghujan. Bahkan posisi air juga sudah sangat aman," ucapnya. 
 
Diketahui hingga saat ini air yang masuk ke Bendungan Jatiluhur sebesar 99,47 meter kubik per detik dan yang keluar sekitar 150 hingga 155 meter kubik per detik. 

AYO BACA : Nikmati Sensasi Menyantap Kuliner di Restoran Terapung Waduk Jatiluhur

AYO BACA : Jatiluhur Bakal Miliki Objek Wisata Teranyar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar